Pelaku Usaha Masih Mengunakan Gas Bersubsidi

Ida :  Pemerintah Beri Kepastian Siapa yang Berhak Menerima

  • Kamis, 09 November 2017 - 14:53:56 WIB | Di Baca : 81 Kali

 

 

 

Pekanbaru, SeRiau-Dari sidak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) baru-baru ini, banyak pelaku usaha yang menggunakan gas 3 kg yang merupakan gas yang disubsidikan oleh pemerintah untuk masyarakat kurang mampu.

Atas penggunaan gas subsidi yang tidak tepat sasaran tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru dalam hal ini Disperindag diminta bersikap tegas dan memberikan sanksi kepada pelaku usaha yang sudah terbukti menggunakan gas elpiji 3 kg.

"Yang pertama itu Pemerintah harus memberikan kepastian siapa yang sebenarnya berhak menerima gas 3 kg tersebut, apakah masyarakat kurang mampu atau siapa, karena pada kenyataanya hari ini semua orang bisa mendapatkan gas tersebut ini kan aneh,"Ungkap Ida Yulita Susanti, SH anggota DPRD kota Pekanbaru, Kamis (9/11/2017)

Padahal menurut Politisi golkar ini lagi,  Penggunaan gas elpiji 3 kg tersebut sudah diatur didalam undang-undang, dimanamasyakrakat kurang mampulah yang berhak menerima, tetapi tidak dijalankan dan tidak dibarengi teknis dilapangan dan pengalokasiannya seperti apa, tambah Ida lagi.

Sementara yang kedua, Politisi golkar ini meminta pengawasan ketat terhadap penyalur atau agen-agen yang ada di Kota Pekanbaru terkait dugaan adanya permainan agen yang selama ini mencuat.

" Pengawasan diperketat, apakah memang sengaja dihilangkan untuk kepentingan pribadi atau memang benar-benar kosong sehingga membuat harga melambung sampai 4 kali lipat ditingakat pengecer, kalau kedapatan ada yang bermain harus ditindak tegas, " Singkat Ida.

Sementara hal serupa juga disampaikan anggota DPRD lainnya yakni Fikri Wahyudi Hamdani,  Politisi Nasdem ini secara tegas meminta Pemko memberi sanki keras kepada oknum-oknum pangakalan yang bermain curang, termasuk juga terkait adanya pelaku usaha yang malah banyak menggunakan gas subsidi tersebut.

" Berikan bukti nyata kalau aturan di Kota Pekanbaru ini berjalan, sanksi tegas kepada oknum pangkalan yang bermain, sementara kepada pelaku usaha kita himbau tolonglah jangan lagi menggunakan gas subsidi dari pemerintah ini karena dari sidak banyak pelaku usaha yang menggunakan,  kasian masyarakat susah-susah mencari gas dengan harga yang sangat mahal, " tegasnya.( ***)

 



Berita Terkait

Tulis Komentar