Hindari Pungli di Sekolah

Wali Murid Diwajibkan Beli Seragam Sekolah di Toko

  • Senin, 12 Juni 2017 - 12:43:19 WIB | Di Baca : 199 Kali

KARIMUN, SeRiau - Bupati Karimun Aunur Rafiq menginstruksikan kepada seluruh wali murih untuk membeli seragam sekolah anak di toko dan tidak lagi membeli di sekolah. Karena pihak sekolah sudah dilarang untuk menyediakn seragam.


"Akan lebih baik seperti itu, beli seragam sekolah untuk anak harus diluar atau di toko. Dari pada dikoordinir oleh sekolah akan menimbulkan tanda kutip dan akan ada keuntungan yang diambil pihak sekolah dalam proses jual beli seragam. Sehingga hal itu saat ini sudah dilarang, maka para orang tua jangan lagi membeli seragam di sekolah," kata Rafiq.


Begitupun kalau dibuatkan peraturan atau semacam Perbup, Rafiq menilai akan terjadi perbedaan antara satu sekolah dengan yang lainnya. Termasuk sekolah swasta dengan sekolah berstatus negeri, bahkan SMA dan SMK pun akan terjadi perbedaan. Sehingga lebih menyulitkan dalam menetapkan aturan tersebut. Sehingga dalam hal ini pemerinitah daerah belum dapat berbuat banyak. Hanya mampu mengajak agar menghindari apa yang dilarang oleh pemerintah.

Loading...


"Kan sudah disampaikan juga kemarin waktu sosialisasi dengan seluruh para kepala sekolah yang menghadirkan tim saber pungli. Para kepala sekolah pun harus memahami Perpres yang 87 tentang saber pungli, apa saja yang tidak dibolehkan," pinta Rafiq.


Dalam sosialisasi tersebut juga menurut Rafiq, sudah ditanyakan oleh pihak sekolah kepada tim saber pungli. Ia meminta agar tidak ada penekanan dan paksaan terhadap wali murid. Dengan kata lain agar orang tua dapat beli sendiri seragam sekolah untuk anaknya di toko.(*)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar