Bupati Lobi Kementerian ESDM Agar Dikerjakan di Karimun

Proyek Marcela Butuhkan 20.000 Tenagakerja

  • Kamis, 16 Maret 2017 - 18:36:48 WIB | Di Baca : 135 Kali

KARIMUN, SeRiau - Bupati Karimun Aunur Rafiq mengaku akan meminta kepada Kementerian ESDM agar proyek marcela apat dikerjakan oleh PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB). Alasannya, proyek  tersebut memiliki ninai investasi sangat besar yakni 7 Miliar USD dan akan mempekerjakan sedikitnya 20.000 tenaga kerja.


Menurut Rafiq, PT Saipem memang tengah bersiap untuk mengikuti proses tender. Dimana proyek tersebut dinilai dua kali lipat lebih besar dari pada proyek jangkrik yang akan dilepas oleh Kementerian ESDM pada 21 Maret besok di PT Saipem dan hanya mempekerjakan 12.000 tenaga kerja.


"Kalau marecela ini bisa kita dapatkan maka kesempatan bekerja bagi putra daerah akan semakin besar. Tidak tangggung-tanggung, 20.000 orang akan direkrut untuk menyelesaikan proyek ini, makanya saya berusaha membantu agar dikerjakan di Karimun. Apa lagi ini kan proyeknya pemerintah juga," ucap Rafiq, Kamis (16/3).

Loading...


Kesiapan perusahaan dalam hal ini PT Saipem yang merupakan galangan kapal berskala besar ditingkat Asia dinilai mampu menyelesaikan dengan baik dan tepat waktu. Dan itu yang menjadi alasan kenapa harus dikerjakan di Karimun.


Harapan itu kata Rafiq, telah disampaikan kepada Ketua DPRD RI Setya Novanto dalam kunjungannya ke Karimun beberapa pekan lalu ke Karimu. Hal yang sama pun akan disampaikannya juga kepada Kementerian ESDM yang rencananya akan berkunjung ke Karimun dalam agenda pelepasan proyek jangkrik milik Kementerian ESDM di PT Saipem pada 21 Maret mendatang.


"Sekarang proyek itu sedang dalam pembahasan untuk ditenderkan, mudah-mudahan 2018 sudah bisa dikerjakan. Kita melihat bahwa PT Saipem di Karimun ini merupakan salah satu perusahaan yang terbesar dan terbaik di Asia, jadi kenapa harus dikerjakan ditempat lain sementara Karimun bisa mengerjakannya. Oleh karena itu kita akan mendorong pemerintah pusat dan kita juga akan meminta dukungan dari Gubernur Kepri, agar bagaimana proyek marcela ini dapat dikerjakan di Karimun," harapnya.


Dampak dari proyek tersebut menurut Rafiq sangat besar. Sebagaimana yang dirasakan saat ini ketika proyek jangkrik yang mempekerjakan 12.000 orang. Selain itu juga akan berpengaruh besar dalam perputaran ekonomi Karimun.(*)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar