Perubahan Tatib

Ida Yulita Ganti Posisi Ketua Fraksi Golkar DPRD 

  • Selasa, 31 Oktober 2017 - 15:25:39 WIB | Di Baca : 278 Kali

Pekanbaru,SeRiau- Berdasarkan PP no 18 tahun 2016, tentang perubahan tata tertib kode etik di DPRD kota Pekanbaru, sejumlah fraksi mengalami perombakan diantaranya fraksi yang selama ini dengan jumlah keanggotaan cukup banyak.

Seperti Fraksi gabungan (FKS- Nasdem dan PPP) karena jumlah keanggotaan fraksi sangat gemuk, terpaksa PPP dengan jumlah kursi memenuhi syarat harus memisahkan diri dari fraksi gabungan,  Artinya jumlah fraksi di DPRD kota Pekanbaru berubah menjadi 9 fraksi yang sebelumnya hanya 8 fraksi dan secara otamatis kedua fraksi yang mengalami pemekaran ini harus membentuk ketua baru.

Tidak hanya PKS -Nasdem dan PPP, ternyata Fraksi Golkar ikutan merubah posisi ketua fraksi yang sebelumnya di pimpin Masni Ernawati diganti oleh Ida Yulita Susanti SH.

Hal ini diketahu saat disela-sela rapat perubahan dan penambahan Fraksi DPRD kota Pekanbaru di gedung paripurna yang dipimpin langsung oleh Sigit Yuwono didampingi Jhon Romi Sinaga Selasa (31/10/2017)

Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono mengatakan, rapat ini sendiri berlangsung cukup singkat dan akan dialnjutkan kembali dengan rapat untuk pembentukan komisi di DPRD.

“Sekarang sudah ada perubahan, Ketua fraksi PKS- Nasdem yaitu Dian Sukheri, sementara PPP ketuanya Zulkarnaen, tidak hanya itu golkar juga mengalami perubahan posisi ketua sebelumnya dipimpin oleh Masni Ernawati sekarang diganti Ida Yulita Susanti," Ungkap Sigit Yuwono ST. 

Menurut Sigit, Pembentukan fraksi ini juga sudah menjalani beberapa proses, di antaranya pembahasan dalam lingkup partai khususnya antara PKS dan Nasdem. Setelah menemukan kata sepakat, maka hari secara resmi komisi beserta perangkatnya sudah mulai bertugas.

“Dengan semakin banyak fraksi kita, semoga makin kompak dalam membahas anggaran dan peraturan daerah. Karena tidak ada lagi fraksi yang gemuk," tutup Politisi Partai Demokrat ini.( ***)



Berita Terkait

Tulis Komentar