Kabupaten Karimun Raih Empat Rekor MURI

  • Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:15:07 WIB | Di Baca : 55 Kali

KARIMUN, SeRiau - Pemkab Karimun akhirnya menerima empat piagam penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), yang piagamnya diserahkan langsung oleh Ketua Umum MURI, Jaya Suparna pada acara syukuran dan tabligh akbar acara puncak HUT Kabupaten Karimun ke 18 di halaman rumah dinas Bupati Karimun, Selasa (17/10).

Empat penghargaan yang didapat dari MURI antara lain adalah pertama penulisan Alquran yang dilakukan oleh warga Karimun bernama Raja Muhi dengan cara tulis tangan ukuran jumbo sekitar dua meter kali 1,5 meter, karyanya pun saat ini sudah dua mushaf yang dihasilkan. Satu mushaf ditulis tahun 2013 dalam jangka satu tahun selesai dan dihadiahkan ke Masjid Agung Kabupaten Karimun, satu mushaf lagi ditulis tahun 2016 kemarin dan baru selesai ditahun 2017 ini. Hasil karyanya pun dihadiahkan untuk Masjid Baiturrahman Kecamatan Karimun.

Rekor kedua yang berhasil diterima adalah Pemkab Karimun dinilai sebagai pemerintah daerah yang peduli dan memberikan dorongan terhadap penulisan mushaf Alquran, rekor ketiga adalah penyajian menu tradisional lakse terbanyak mencapai 1800 porsi. Terakhri adalah rekor muri yang diraih Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Karimun sebagai penggagas dan melaksanakan kegiatan jajanan nusantara serta sajian lakse terbanyak.

Bupati Karimun mengatakan, malam syukuran merupakan acara penutup pada rangkaian acara HUT Kabupaten Karimun ke 18, yang disejalankan dengan penyerahan piagam penghargaan berupa rekor MURI oleh ketua Umum MURI, Jaya Suparna kepada Pemkab Karimun.

"Harapan dan tujuan saya adalah ini merupakan suatu kesyukuran kita atas apa yang dilakukan secara bersama-sama. Tidak hanya pemerintah tapi semua elemenmasyarkat ikut terlibat didalam proses pembangunan selama 18 tahun Kabupaten Karimun," kata Rafiq.

Sampai saat ini, Kabupaten Karimun telah meraih sebanyak tujuh rekor MURI, tiga diantaranya telah diterima lebih dulu pada tahun 2014 lalu, yakni wisuda santri sebanyak 6666 sama dengan jumlah ayat didalam Alquran, kedua pawai takruf diikuti lebih dari 20.000 peserta dan ketiga rekor MURI atas pembangunan tugu Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi, yang ditugu tersebut terdapat nama-nama qori dan qoriah yang mengharumkan nama bumi berazam.

Sementara, Bidang Pariwisata MURI, Triyono mengatakan, penghargaan untuk Kabupaten Karimun yang diserahkan pada malam kemarin dinilai memang sudah selayaknya diperoleh. Karena memang kegaitan yang digelar terbilang langka.

"Apa yang dilaksanakan belum pernah dibuat oleh daerah atau pihak manapun. Sehingga ketika ditelaah maka dinyatakan layak diberikan penghargaan rekor MURI," katanya.(*)



Berita Terkait

Tulis Komentar